Sabtu, 08 Mei 2010

PMR Netima (SMPN 3 Majalengka)


PMR SMP Negeri 3 Majalengka pada awal berdirinya sekolah ini, belum berdiri. Baru sekitar tahun 1987 organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan ini dapat terbentuk. Pada saat itu pun kegiatan yang dilakukan belum begitu aktif, masih bersifat monoton. PMR hanya bertugas sebagai petugas UKS dan petugas PP pada upacara bendera. Kegiatan yang dilakukan hanya berkisar di lingkungan sekolah, belum keluar sekolah seperti mengikuti Jumbara, Latgab,dan sebagainya.PMR SMP Negeri 3 baru mulai aktif pada tahun 2001. Hal ini ditandai oleh adanya pengakuan dari PMI cabang Majalengka dan dikukuhkannya PMR SMP Negeri 3 Majalengka oleh ketua PMI saat itu, Drs. H. M Uton Hartono. Mulai saat itu, PMR SMP Negeri 3 Majalengka mulai mengikuti kegiatan-kegiatan di luar lingkungan sekolah, seperti kegiatan Jumbara, Latgab, dan sebagainya. Sampai saat ini, PMR SMP Negeri 3 Majalengka masih terus aktif dan semakin berkembang.

Read More......

Rabu, 05 Mei 2010

Ultah Netima (SMPN 3 Majalengka) ke-32


Memasuki usianya ke-32 tahun, SMP Negeri 3 Majalengka telah banyak menorehkan berbagai prestasi dalam perjalannya sehingga tidak heran sekolah ini banyak diminati masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya ke SMP 3 Majalengka yang saat ini merupakan sekolah yang dipercaya pemerintah sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

Untuk menyemarakkan hari jadi tersebut sekolah pavorit di Kabupaten Majalengka ini menyelenggarakan berbagai kegiatan berupa lomba untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Majalengka dan karnaval, hal itu seperti disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara, Drs. Mahmud Fauzi.Diterangkan Mahmud, selain memperingati hari jadi SMP 3 Majalengka ke-32 juga sebagai ajang promosi dan sosialisasi RSBI yang dikemas dalam moment hari jadi. Salah satunya menurut Mahmud akan ada launching Paket Aplikasi Sekolah (PAS), sementara itu beberapa mata lomba yang digelar yakni lomba voli mini tingkat SD/MI yang diikuti lebih dari 100 tim dengan arena pertandingan di lapangan GGM, Lomba Telling Story diikuti 41 sekolah, Lomba Olimpiade Mata Pelajaran IPA diikuti 52 sekolah dan Olimpiade Matematika 47 sekolah.

“Kegiatan interen sekolah berupa karnaval diikuti seluruh siswa sementara pembukaan hari jadi dan launching PAS dibuka langsung Bupati Majalengka, H. Sutrisno, SE, M.Si, “katanya.

Kepala SMP Negeri 3 Majalengka Drs. H.Odjob Koswara, MM mengatakan, tahun 2003 SMP Negeri 3 Majalengka dipercaya pemerintah sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Nasional (RSBN), kemudian tahun 2004 juga dipercaya sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN), dan tahun 2008-2009 kembali sekolah ini dipercaya sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

“Melalui hari jadi ke-32 SMPN 3 Majalengka sekaligus menjadi ajang sosialisasi sebagai sekolah RSBI di Kabupaten Majalengka, juga dilaksankan berbagai lomba seperti olimpiade MIPA, turnamen voli mini , telling story, dan launching paket aplikasi sekolah atau PAS,” terangnya.

Bupati Majalengka, H.Sutrisno dalam sambutannya mengatakan, SMP 3 di hari jadinya yang ke-32 akan semakin maju dan mampu dalam melayani masyarakat dan mendukung program pemerintah yang Religius Maju dan Sejahtera (Remaja). Dijelaskannya, peningkatan mutu relevansi dan daya saing dalam pembangunan pendidikan nasional akan berdampak pada eksistensi insan-insan Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing dalam kontek pergaulan yang makin global.

“Namun demikian sebagaimana disadari peningkatan mutu pendidikan di Indonesia dan khususnya di Majalengka masih menunjukkan hasil yang memuaskan, oleh karena itu berbagai upaya perbaikan pendidikan dewasa ini yang dilakukan diantaranya dengan telah ditetapkannya anggaran pembangunan bidang pendidikan minimal 20% dari APBD maupun APBN, “terangnya.

Kabupaten Majalengka secara spesifik menurut bupati, sangat mendorong sekolah rintisan berstandar internasional sebagai perwujudan UU nomer 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 50 ayat 3 yang berbunyi, Pemerintah dan atau Pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertarap internasional.

“Dengan telah ditunjuknya SMP Negeri 3 Majalengka sebagai sekolah bertarap internasional di Kabupaten Majalengka saya harapkan agar meningkatkan Kompetensi baik tenaga pendidik dan kependidikan juga para siswanya, saya juga menyambut gembira dan mendukung kegiatan yang berlangsung saat ini dan diharapkan akan membentuk watak para siswa yang penuh dedikasi, dan berdisiplin tinggi.”

Disamping itu bupati juga berharap, kegiatan dan pembinaan lain akan lebih ditingkatkan untuk menghimpun ide, bakat, minat, pemikiran dan kreatifitas siswa dalam wadah yang terarah dan terkendali, mempersiapkan kader perjuangan bangsa berbekal keterampilan sebagai sarana penyaluran bakat yang positif.

“Saya berpesan agar para siswa meningkatkan prestasinya karena perjalanan kalian masih panjang dan jadilah anak-anak Majalengka yang visioner, inovatif dan berdaya saing tinggi,” pungkas bupati.


Sumber:
http://suaramajalengka.blogspot.com/2010/03/ultah-smp-negeri-3-majalengka-ke-32.html

Read More......

Drs. H. Odjob Koswara, MM


Introspeksi demi Perbaikan ke Depan

Kepala SMP Negeri 3 Majalengka Drs. H.Odjob Koswara, MM mengatakan, tahun 2003 SMP Negeri 3 Majalengka dipercaya pemerintah sebagai salah satu sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Nasional (RSBN), kemudian tahun 2004 juga dipercaya sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN), dan tahun 2008-2009 kembali sekolah ini dipercaya sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).

“Melalui hari jadi ke-32 SMPN 3 Majalengka sekaligus menjadi ajang sosialisasi sebagai sekolah RSBI di Kabupaten Majalengka, juga dilaksankan berbagai lomba seperti olimpiade MIPA, turnamen voli mini , telling story, dan launching paket aplikasi sekolah atau PAS,” terangnya.

Dalam kaitan ulang tahun, H.Odjob berharap segenap civitas akademika dapat berintrospeksi, mensyukuri segala apa yang telah dicapai, dan memperbaiki segala kekurangannya. Odjob optimis, SMPN 3 Majalengka makin hari makin menunjukkan prestasinya. Dirinya bersyukur, atas kerja keras unsur sekolah bisa memajukan dunia pendidikan. Respon masyarakat, terhadap keberadaan SMPN 3 Majalengka makin menunjukkan kepercayaan di hati masyarakat.

Hal senada dikatakan Ketua Komite Sekolah H.Eman Sulaeman. Menurut Eman, dukungan para orangtua sangat menentukan keberhasilan SMPN 3 Majalengka. Partisipasi mereka adalah dukungan penuh untuk berprestasi lebih jauh di masa mendatang.

Sumber:
http://suaramajalengka.blogspot.com/2010/03/drs-hodjob-koswara-mm.html

Read More......